Sering Gonta Ganti Rom Bisa Bikin EMMC Rusak/Lemah?

Gonta ganti rom bikin emmc lemah

Apa itu EMMC?


EMMC atau kependekan dari Embedder Multi-Media Controller merupakan hardware pada smartphone yang berfungsi sebagai module controller. Biasanya orang menyebut EMMC sebagai Memory Internal. Peran EMMC sangatlah penting pada smartphone. Karena, disinilah tempat untuk menaruh berbagai software seperti rom atau file media lainnya.

Apakah EMMC bisa rusak?


Tentu saja bisa. Banyak faktor yang bisa menyebabkan kerusakan pada EMMC, diantaranya:
  1. Memory Internal dibiarkan terlalu penuh dalam waktu yang lama.
  2. Ponsel terjatuh atau terjadi hubungan arus pendek yang mengakibatkan konslet.
  3. Ponsel terlalu panas.
  4. Sering Gonta - Ganti Rom.

Sejauh yang saya tau, ada 4 faktor yang menyebabkan terjadinya melemah atau rusaknya EMMC. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu per satu.

1.) Memory Internal Terlalu Penuh


Seperti penjelasan saya diawal, EMMC merupakan memory internal pada smartphone. Membiarkan memory internal terlalu penuh itu berarti kita memaksa kapasitas dan memacu kinerja EMMC ke titik puncaknya.

Logikanya gini, ketika otak kita penuh dengan berbagai macam masalah dalam hidup, maka apa yang akan terjadi? Yap! Kita akan jadi cepat lelah dan terkadang fikiran kita blak kan?

Sama saja dengan EMMC, ketika kapasitasnya hampir mencapai batas maksimal dan hal tersebut tidak segera dilakukan penanganan, maka hal tersebut bisa membuat EMMC menjadi lemah atau yang paling parah rusak.

Itulah kenapa, ketika Memory Internal hampir penuh, biasanya gambar memory pada smartphone menjadi berwarna merah dan sering muncul notifikasi "memory penuh".

2.) Ponsel Terjatuh atau Terjadi Konslet


Faktor yang kedua ini memang jarang terjadi tapi tidak menutup kemungkinan untuk terjadi. EMMC merupakan komponen sensitif yang ada di dalam smartphone, jadi ketika mengalami benturan atau kejutan listrik yang besar, bisa saja mengakibatkan terjadinya kerusakan pada EMMC.

3.) Ponsel Terlalu Panas


Hayo para gamer yang suka memacu smartphonenya meskipun temperaturnya sudah mirip setrika. Tau ngak sih kalo hal ini bisa bikin umur ponsel dan pemakainya jadi pendek.

Memainkan ponsel meskipun suhunya sudah sangat panas bukanlah ide yang bagus. Selain tidak nyaman untuk digenggam, hal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada baterai dan juga EMMC. Oh iya dalam beberapa kasus, ponsel yang terlalu panas bisa meledak lho! Jadi hati hati ya! Gunakan smartphone sewajarnya kalau belum punya duit buat beli yang baru.

4.) Sering Gonta - Ganti Rom


Pernyataan ke-4 ini memang cukup kontroversional khususnya bagi kalangan upreker. Faktanya, sering gonta ganti rom emang bisa bikin EMMC lemah dan rusak lho.

Kok bisa?

Ketika kita mengganti rom, maka salah satu step yang harus kita lakukan adalah melakukan wipe/menghapus data. Semakin kita sering melakukan hapus dan write data berulang - ulang, lama kelamaan akan berakibat melemahnya EMMC. Hal ini berlaku buat semua jenis storage/penyimpanan. Jadi buat temen - temen yang suka gonta - ganti rom lakukan sewajarnya, maksimal sehari 2 kali lah biar aman.

Gejala Kerusakan EMMC


Saat EMMC mulai melemah, biasanya akan muncul tanda - tanda sebagai berikut :
  1. Aplikasi sering force close (menutup secara paksa/keluar sendiri)
  2. Smartphone sering restart sendiri.
  3. Smartphone tidak mau masuk ke menu utama. (Seperti bootloop)
  4. Mati total ×_×

Kemajuan Teknologi EMMC


Saat ini memang kasus kerusakan terhadap EMMC khususnya yang sering gonta - ganti rom memang semakin jarang terjadi. Hal ini karena produsen smartphone sudah faham bahwa semakin banyak pengguna yang suka melakukan uprek pada OS Android.

Meski begitu, ada baiknya kita perlu berhati - hati apabila masih sayang dengan smartphone yang kita gunakan. Jangan sampe karena ingin mencari rom yang adem, irit batre dan game lancar malah HP jadi korban.

Intinya kalo pengen hp bagus ya beli yang mahal lah wkwkwk! *Canda 😋

Post a Comment for "Sering Gonta Ganti Rom Bisa Bikin EMMC Rusak/Lemah?"